Cara Menyikat Gigi yang Baik dan Benar
Sebelum mulai menyikat gigi, basahi sikat gigi dengan air, kemudian
oleskan pasta gigi secukupnya ke atas bulu sikat. Bila sudah siap, mari
ikuti langkah-langkah berikut ini untuk menyikat gigi dengan cara yang
tepat:
1. Perhatikan posisi sikat gigi
Genggam sikat gigi, lalu letakkan bulu sikat gigi pada permukaan gigi
dekat tepi gusi dengan posisi sikat agak miring membentuk sudut 45o. Jadi, Anda tidak menempelkan keseluruhan permukaan bulu sikat di gigi.
2. Mulailah menyikat gigi
Mulailah menyikat gigi dari sisi depan gigi di salah satu sisi mulut.
Sikatlah gigi Anda dengan gerakan melingkar berlawanan jarum jam selama
20 detik untuk setiap bagian. Gerakan melingkar ini berfungsi agar bulu
sikat dapat membersihkan plak yang terselip di celah gigi dan gusi.
Setelah sisi depan dibersihkan, sikatlah gigi bagian belakang, sisi
atas dan bawah, dengan gerakan maju mundur secara perlahan. Pastikan
semua permukaan gigi sudah disikat, sehingga plak atau sisa makanan yang
menempel di gigi bisa hilang.
Bagian gigi yang kerap dilupakan untuk disikat adalah sisi dalam gigi
seri, baik atas maupun bawah. Untuk menyikat bagian gigi ini, Anda
harus memegang sikat gigi secara vertikal. Gunakan ujung kepala sikat
gigi untuk menyikat dengan gerakan ke atas dan bawah.
3. Bersihkan bagian lidah
Setelah semua bagian gigi disikat, bersihkan permukaan lidah dengan pembersih gigi (tongue scraper) atau bagian belakang sikat gigi yang dilengkapi pembersih lidah.
Cara menggunakan alat ini sangat mudah. Letakkan alat tersebut pada
bagian belakang lidah, lalu tarik hingga bagian ujung depan lidah. Ulang
beberapa kali hingga lidah tampak bersih.
4. Menggunakan benang gigi dan akhiri dengan berkumur
Setelah selesai menyikat gigi, bersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi, lalu bilas sisa kotoran yang terdapat di gigi dan mulut dengan air bersih.
Setelah itu, Anda juga bisa berkumur dengan obat kumur
yang tidak mengandung alkohol atau yang diformulasikan khusus untuk
masalah tertentu, misalnya bau mulut atau gigi sensitif. Jika perlu,
Anda bisa berkonsultasi dengan dokter gigi untuk memilih obat kumur yang
tepat.
5. Hindari menyikat gigi terlalu keras dan terburu-buru
Menyikat gigi terlalu keras dapat membuat gusi berdarah
dan meradang. Gesekan yang terlalu kencang juga dapat mengikis lapisan
pelindung atau enamel gigi. Hal inilah yang menjadi penyebab gigi
sensitif.
Selain itu, waktu ideal yang diperlukan untuk menyikat gigi adalah 2
menit. Jika menyikat gigi dilakukan terlalu sebentar atau terburu-buru,
sisa makanan mungkin masih melekat di sela gigi dan gusi. Dengan
demikian, hasilnya juga jadi tidak maksimal.
Untuk mengetahui apakah gigi Anda sudah bersih atau belum, Anda bisa
merabanya dengan lidah. Jika saat diraba lidah permukaan gigi terasa
halus, artinya gigi Anda sudah bersih. Namun, bila permukaannya masih
terasa kasar, itu berarti masih ada sisa plak yang menempel pada gigi
Anda.
Cara Memilih Sikat Gigi dan Pasta Gigi yang Tepat
Di samping menerapkan cara menyikat gigi yang benar, Anda juga perlu memilih sikat gigi dan pasta gigi yang tepat. Caranya adalah sebagai berikut:
Pilih sikat gigi yang berbulu lembut
Untuk mencegah terkena gigi sensitif atau memperparahnya, pilihlah
sikat gigi dengan bulu sikat yang halus dan lembut. Pilih juga sikat
gigi dengan ukuran kepala sikat yang cocok dengan ukuran mulut Anda. Hal
ini untuk memudahkan pergerakan bulu sikat menjangkau seluruh permukaan
gigi.
Selain sikat gigi biasa, Anda juga dapat memilih sikat gigi elektrik.
Sikat gigi ini dapat bergerak secara otomatis untuk memudahkan Anda
dalam menyikat gigi. Jenis sikat gigi ini baik digunakan oleh orang yang
sulit menggerakkan tangannya, misalnya karena penyakit arthritis.
Memilih pasta gigi yang benar
Pasta gigi yang ideal umumnya mengandung fluorida (flouride).
Kandungan ini berfungsi untuk memperkuat enamel gigi dan mencegah gigi
berlubang. Selain itu, Anda juga bisa memilih pasta gigi herbal yang
diperkaya oleh kandungan ekstrak eucalyptus dan fennel atau adas.
Kedua tanaman herbal tersebut dipercaya mampu menghilangkan bau mulut
dan menghambat pertumbuhan kuman penyebab infeksi pada gusi dan mulut.
Selain itu, kandungan antioksidan pada tanaman ini juga bermanfaat untuk
mengurangi peradangan.
jagalag selalu kesehatan gigi Anda dengan rutin menyikat gigi. Dan ingat, bukan hanya rutin, cara
menyikat gigi pun harus benar. Lakukan juga pemeriksaan gigi dan mulut ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Saat berkonsultasi, Anda bisa menanyakan kepada dokter perihal cara menyikat gigi yang benar.
